Satu benang data dari mulut pasien sampai restorasi terpasang — begini jalannya.
| Tahap | Input → Output | Durasi tipikal |
|---|---|---|
| 1. Scan | Mulut/model → STL, PLY | < 60 detik full-arch |
| 2. Desain CAD | STL → desain restorasi (STL) | 15–40 menit |
| 3. Milling / Print | STL + strategi CAM → unit hijau | ±19 mnt (mahkota) / 1–2 jam (print) |
| 4. Sintering / Kristalisasi | Unit hijau → keramik final | 40 mnt (flash) – 10 jam (standar) |
| 5. Finishing | Stain, glaze, polish → siap insersi | 15–30 menit |
Alur di atas hanya semulus tabelnya bila setiap stasiun membaca output stasiun sebelumnya. File STL/PLY terbuka berarti scanner merek apa pun bisa memberi makan CAD apa pun, dan CAD apa pun bisa memberi makan mesin milling apa pun. Sistem tertutup mengunci Anda pada satu vendor untuk seluruh rantai — dan saat satu komponen bermasalah, seluruh lab berhenti.
① Faktor penyusutan disk tidak sinkron antara CAD dan CAM. ② Margin digital ditarik pada data scan yang kabur — selalu rescan area margin. ③ Nesting terlalu rapat ke tepi disk (zona kekuatan berbeda pada disk multilayer). ④ Lupa kalibrasi ulang milling setelah ganti collet/bur. ⑤ Data pasien menyebar di banyak folder tanpa penamaan kasus yang konsisten.
08.30 scan preparasi → 09.00 desain selesai → 09.20 milling selesai (±19 menit) → 10.05 keluar tungku flash (40 menit) → 10.30 stain-glaze → 11.00 insersi. Total di bawah tiga jam, satu kunjungan — alur yang sama yang dijalankan Scan → Studio → Mill → Sinter dalam satu sistem Auralis.
Terakhir diperbarui: Juli 2026 · Ditulis oleh tim teknis Auralis. Konten ini bersifat edukasi umum dan bukan pengganti IFU produsen atau penilaian klinis.
Tim kami menjawab dalam Bahasa Indonesia — konfigurasi alat, sampel material, atau sekadar diskusi teknis.