Dua material terbaik kedokteran gigi modern — dipetakan per indikasi.
Lithium disilikat (keramik kaca) unggul dalam estetika dan ikatan adhesif: translusensinya menyerupai enamel dan permukaannya bisa dietsa sehingga berikatan kimiawi dengan resin. Zirkonia unggul dalam kekuatan: 600–1200 MPa versus 400–470 MPa, sehingga sanggup memikul jembatan dan pasien bruxism.
| Indikasi | Pilihan utama | Catatan |
|---|---|---|
| Veneer | Lithium disilikat (HT) | Translusensi & bonding terbaik |
| Mahkota anterior | LiSi atau zirkonia 5Y | Substrat gelap → LT / zirkonia |
| Mahkota posterior | Zirkonia 4Y | LiSi bila oklusi ringan & ingin bonding |
| Jembatan 3 unit anterior | Zirkonia 4Y / LiSi (premolar ke depan) | Ikuti batas indikasi produsen |
| Jembatan panjang / kerangka | Zirkonia 3Y | LiSi tidak diindikasikan |
| Onlay/inlay | Lithium disilikat | Adhesif, preservasi jaringan |
Lithium disilikat wajib bonding adhesif: etsa HF pada permukaan dalam, silane, semen resin. Zirkonia tidak bisa dietsa HF — protokolnya sandblasting ringan + primer MDP, namun kelebihannya ia juga bisa disemen konvensional (GIC/RMGIC) pada retensi yang baik. Untuk klinik yang belum nyaman dengan protokol adhesif penuh, zirkonia lebih memaafkan.
Keduanya hidup berdampingan di lab digital yang sama: Auralis Glass Ceramic (HT/LT/Press) untuk zona estetik dan kasus adhesif; Auralis Zirconia tiga tingkat untuk semua yang lain. Satu alur kerja scan-desain-milling menangani keduanya — hanya strategi milling (basah vs kering) dan tungkunya yang berbeda.
Terakhir diperbarui: Juli 2026 · Ditulis oleh tim teknis Auralis. Konten ini bersifat edukasi umum dan bukan pengganti IFU produsen atau penilaian klinis.
Tim kami menjawab dalam Bahasa Indonesia — konfigurasi alat, sampel material, atau sekadar diskusi teknis.